Antisipasi El Nino, Maluku Utara Rapat Koordinasi Percepatan Infrastruktur Air Pertanian
Sofifi (06/05) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara bersama Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara dan Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Mataram menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan bangunan konservasi air secara hybrid. Kegiatan ini diikuti Kabid PSP Kabupaten/Kota dan Kelsi penyuluhan.
Tahap awal 2026, Maluku Utara mengusulkan pemeliharaan jaringan irigasi tersier, pembangunan 9 unit irigasi perpipaan, 6 unit bangunan konservasi air, dan 9 unit irigasi perpompaan yang tersebar di Halmahera Barat, Halamahera Selatan, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Morotai, dan Tidore Kepulauan dengan skema swakelola masyarakat.
Langkah ini merupakan respons peringatan dini potensi kekeringan yang menyebabkan curah hujan menurun, debit air irigasi berkurang, sawah kekurangan air, hingga berujung pada penurunan produksi padi. Keempat program tersebut dirancang untuk menutup “gap air” dan memastikan air benar-benar sampai ke lahan.
Melalui langkah ini, Maluku Utara berupaya menjaga keberlanjutan tanam dan produksi pangan agar tetap stabil meski menghadapi tekanan iklim ekstrem.